Makna Dan Hikmah Halal Bihalal

Aswajafm.com, Halal bi Halal adalah suatu bentuk ungkapan khusus pada waktu dan tempat tertentu sebagai pengganti dari kata Silatur-Rahmi pada kedua hari raya islam yang telah membudaya di beberapa Negara di Asia More »

Fenomena Bulan Ramadhan

Berdasarkan Riwayat Bukhari yang dikisahkan Siti Aisyah RA, Rosulullah SAW membagi bulan Ramadhan menjadi dua fase, yaitu dua puluh hari pertama dan sepuluh hari terakhir, di mana Rosulullah meningkatkan ibadahnya menjelang penghabisan More »

Menyambut Bulan Ramadhan

Ya Allah, terimakasih sudah memberikan kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan suci Ramadan ini. Semoga hamba bisa memanfaatkannya sebaik-baiknya. Maha suci Engkau Ya Allah… Kerinduan pada bulan suci Ramadhan kan segera terobati. More »

PROGAM PENGAJIAN OLEH PONDOK PESANTREN

JADUAL  PROGRAM PENGAJIAN oleh PONDOK PESANTREN PUKUL 05.00 s/d 06.00 Di Radio Aswaja FM Ponorogo NO NAMA PONPES ALAMAT NAMA PENGASUH 1 ALI MUTTAQIN More »

Maher Zain Merambah Indonesia

Sony Music Indonesia (SMI) sebagai salah satu perusahan musik terbesar di Indonesia, tahun 2011 ini mengeluarkan artis barunya, Maher Zain, merupakan sosok yang membawa nafas baru dalam dunia musik, khususnya di tanah More »

Berita Radio Aswaja Fm Ponorogo

Untu para pengunjung dan pendengar Radio Aswaja Fm Ponorogo dimanapun berada, bagi yang ingin mendapatkan informasi seputar tentang Ponorogo, Nahdliyin, dakwah,budaya serta tips triks yang bermanfaat bisa langsung menuju ke “BERITA ASWAJA FM PONOROGO“.
Sengaja situs ini dibuat untuk memberikan berbagai informasi serta juga memberikan layanan Free Download dengan harapan ini semua bisa bermanfaat dan digunakan segaimana mestinya, sedangkan untuk mendengarkan live streaming Radio Aswaja Fm Ponoreogo masih tetap pada situs ini.

Pemberangkatan Jama’ah Haji Ponorogo

Pemberangkatan calon jama’ah Haji Ponorogo dilaksnakan Senin, 08 Oktober 2012. Jumlah jama’ah Haji sebanyak 345 orang, terdiri dari 155 orang pria dan 190 orang wanita. Satu calon jama’ah Haji terpaksa mundur dan tidak dapat mengikuti ibadah Haji tahun 1433 H, dikarenakan sakit. sehingga jama’ah yang berangkat saat ini sejumlah 339 orang. Jamaa’ah Haji berangkat dari Ponorogo pukul 13.30 WIB, masuk asrama Haji pukul 20.00 wib, selama 24 jam berada di asrama Haji, pada 9 Oktober 2012 pukul 20.05 wib, jama’ah Haji take of di bandara juanda, Surabaya. dengan nomor fligh SV. 5211 insya Allah tiba di bandara King Abdul Azis pukul 02.10 WAS.

“Persiapan jama’ah Haji Alhamdulillah semuanya lancar, mulai dari fisik, manasik, ilmu Haji dan kesehatan” tutur KEMENAG PONOROGO sekaligus panitia pemberangkatan Haji.

Jama’ah haji berasal dari berbagai wilayah kabupaten Ponorogo, untuk daerah  Pudak, Ngrayun, Sooko sementara ini belum ada jama’ah haji yang berangkat. Beberapa mobil bertugas untuk mengawal bus para calon jama’ah Haji, dengan jumlah rombongan 8 bus. Patwal berangkat terlebih dahulu, yang selamjutnya diikuti unit mobil, 4 bis menyusul, dan mobil patwal terakhir menyusul yang diikuti oleh 3 truk di belakang ambulance dinas kesehatan.

Berlatih Untuk Sabar Dan Ikhlas

Aswaja fm, dalam hidup ini sangat dibutuhkan kearifan dalam menerima semua keadaan, dan itu memang tidaklah mudah, kearifan dalam berpikir dan bertindak datangnya dari kebersihan jiwa yang bersumber dari hati. Kadang sering kita dihadapkan pada perlakuan yang tidak adil, baik itu oleh orang tua sendiri, oleh atasan atau juga teman dalam sebuah komunitas. Bahkan ketidakadilan dari penguasa yang berwenang akan lebih terasa.

Tentunya disinilah dibutuhkan sikap dan kearifan dalam menerimanya. Berpikir positif adalah salah satu cara untuk berlapang dada dalam menerima keadaan tersebut, sebaliknya keluh kesah malah akan membuat kita semakin terpuruk dalam perasaan. Bersikap optimis agar keadaan tersebut cepat terkendali, adalah juga merupakan cara untuk menjauhkan diri dari keputus asaan dan rasa frustasi.

Sebagai mahluk sosial yang berintegrasi dan berinteraksi antar sesama dalam sebuah komunitas masyarakat yang majemuk, sering kita terjebak pada ego pribadi, sehingga kita lebih ingin orang lain memahami diri kita ketimbang kita memahami orang lain, kadang juga asyik dengan diri sendiri sehingga tidak peduli dengan keadaan disekitar kita. Hal-hal seperti inilah yang sering menyebabkan kita pada akhirnya bersinggungan antara satu dengan yang lainnya.

Membangun kearifan adalah upaya untuk menumbuhkan sikap bijak dan berjiwa besar, melatih diri dalam kesabaran, juga melatih diri untuk senantiasa bersifat ikhlas dalam menerima keadaan. Tapi semua ini tentunya dibarengi dengan ketaatan dan keyakinan pada Sang Maha Penguasa dan Maha berkehendak. Penyerahan diri dengan ketaqwaan bukanlah sekedar kepasrahan.

Jiwa yang senantiasa ikhlas adalah jiwa yang penuh kekuatan dan tidak mudah rapuh karena keadaan, adalah jiwa yang penuh kearifan dan ketaqwaan. Sangat sadar akan kelemahan dan kekuatannya, selalu melihat kedalam diri dan bercermin pada kebenaran yang di digariskan-Nya.

 

Kasus Sampang Dan Solo Tidak Menjadi Agenda Bahtsul Masail

Aswaja fm, konflik antar warga di Sampang Madura dan teror di Solo tidak menjadi agenda bahtsul masail diniyyah atau pembahasan masalah-masalah keagamaan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama NU Pondok Pesantren Kempek Cirebon, 14-17 September mendatang. “Masail diniyyah (persoalan keagamaan) yang akan dibahas sudah ada draftnya. Tidak ada pembahasan mengenai kasus Sampang dan Solo,” kata Katib Aam PBNU KH Malik Madani, menjawab pertanyaan wartawan di kantor PBNU, Jakarta, Selasa (4/9) lalu.

Dalam draft materi bahtsul masail yang diterima NU Online, ada beberapa pembahasan dalam tiga komisi bahtsul masail, yakni bahtsul masail diniyyah waqi’iyyah (masalah aktual), maudluiyyah (pembahasan tematik), dan qonuniyyah (berkaitan dengan undang-undang dan peraturan formal lainnya). Komisi diniyyah waqiiyyah akan membahas tujuh masail, yakni pengelolalan kekayaan negara, pemenuhan kesejahteraan rakyat, pematokan harga beras, hukuman mati untuk koruptor, memilih calon pemimpin, risywah (suap) politik dan dana talangan haji. Komisi diniyyah maudluiyyah akan membahas konsep negara menurut Ahlussunnah Wal Jama’ah yang meliputi bentuk dan dasar negara, kewajiban rakyat, pemerintah yang amanah, kewilayahan, kedaulatan dan bela negara.

Komisi diniyyah qonuniyyah akan mengoreksi beberapa produk perundang-undangan undang-undang, terutama menyangkut sesejahteraan rakyat, antara lain UU No. 3 tahun 2004 tentang Bank Indonesia, UU No. 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal, UU No. 22/2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, UU No. 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, UU No. 7/2004 tentang Sumberdaya Air, RUU tentang Pangan, juga UU NO. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan Putusan MK tentang anak di luar nikah. “Semua masail yang ada dalam draf itu merupakan rekomendasi dari syuriyah untuk dibahas. Dan hanya masail yang ada dalam draft yang akan dibahas, itu pun belum tentu selesai semua,” kata Kiai Malik Madani.