Maher Zain Merambah Indonesia

Sony Music Indonesia (SMI) sebagai salah satu perusahan musik terbesar di Indonesia, tahun 2011 ini mengeluarkan artis barunya, Maher Zain, merupakan sosok yang membawa nafas baru dalam dunia musik, khususnya di tanah air.
Mengusung nafas Islami yang dibalut musik modern, Maher membawa misi dalam musiknya, yakni untuk menghibur dan menginspirasikan banyak orang, serta membawa pesan perdamaian dan harapan untuk dunia. “Sony Music Indonesia selalu berusaha menghadirkan karya musik yang berkualitas dan jenis musik yang beragam. Salah satunya adalah dengan merilis album Maher Zain ini, yaitu sebuah album pop dan modern yang dikemas dalam balutan religi.
Maher Zain adalah musisi Islami yang membawa nafas baru dalam dunia religi dengan lirik dan irama yang menyentuh kalbu,” ungkap Managing Director SMI, Toto Widjojo dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (28/4). Di bulan (April, 2011) ini, Maher merilis album debutnya di Indonesia di bawah naungan SMI. Album ini berjudul ”Thank You Allah”, berisi lagu-lagu yang ada di album perdana Maher, dan ditambah dua single spesial.

Berduet dengan Fadly (Padi)

Maher tidak sendiri dalam peluncuran album perdananya di Indonesia. Dia ditemani Fadly Padi. Sebab, dalam album Thank You Allah itu, ada satu lagu yang dinyanyikan bersama dengan Fadly. Lagu tersebut berjudul Insha Allah. Kemudian, ada satu lagu lagi yang dinyanyikan Maher dalam bahasa Indonesia berjudul Sepanjang Hidup. “Sebenarnya ada dua lagu yang bukan lagu baru. Maksud saya, dalam versi internasional, lagu tersebut sudah ada, yakni Insha Allah dan For The Rest of My Life. Namun, karena saya baru masuk ke industri musik Indonesia, dua lagu itu dibuat supaya lebih bisa mengena ke pendengar kami di sini,” tuturnya.
Karya Maher bisa dibilang membawa napas baru dalam musik Indonesia. Sebab, dia mengusung napas Islami dalam balutan nuansa modern yang nge-pop dam easy litening. “Ketika bernyanyi dan menulis lagu, memang banyak yang ingin saya sampaikan kepada pendengar. Tentang Islam, cinta, perdamaian, harapan, kehidupan, semuanya,” ungkapnya.
Ketika akhirnya dipasangkan dengan Fadly untuk berkolaborasi, dia menyatakan tidak merasakan kesulitan yang berarti. “Bekerja sama dengan Fadly, so far so good. Kami pernah bernyanyi bareng saat konser saya di Malaysia beberapa bulan lalu. Saya rasa suara saya dan dia sangat cocok. Meski mungkin kami belum pernah mengenal, setelah bernyanyi bareng, rasanya dia sudah seperti saudara. Tidak penting lagi kami berasal dari negara yang berbeda,” ujarnya.
Hal itu juga diungkapkan Fadly. Menurut dia, bahasa musisi sangatlah sederhana. Tidak perlu saling memahami secara personal lebih dulu saat harus bekerja sama. “Namanya juga musisi. Kalau sudah bicara musik, pasti apapun nyambung. Yang lain urusan belakangan. Buat saya, bekerja sama dengan Maher adalah suatu kehormatan. Kenyataannya, Maher juga sangat fasih lho saat menyanyi dalam bahasa Indonesia,” kata vokalis Padi tersebut.
Selain Insha Allah, single yang dijadikan jagoan oleh Maher adalah The Chosen One. Bahkan, klip video Insha Allah sudah ditonton lebih dari 8 juta orang do Youtube dan sudah dibuat dalam empat versi, yakni Inggris, Prancis, Turki, dan Arab. (berbagai sumber)

 Post details 

Categories: Aswaja Fm
Tags: No Tags
Published on: 24 April 2012

 Leave a comment 


 © 2017 - 101.6 Aswaja FM Ponorogo